Kisah Nabi Ayyub a.s versi Najma Ulubi kelas Va SD negeri 131 Jambi
Nabi Ayyub.as adalah putra Ish bin Ibrahim.Nabi Ayyub adalah seorang yang kaya raya.Isrinya banyak,anaknya banyak hartanya melimpah ruah dan ternaknya tak terbilang jumlahnya.Ia hidup makmur dan sejahtera.Walau demikian ia tetap tekun beribadah.Segala nikmat dan kesenangan yang di karuniakan kepadanya tak sampai melupakannya kepada allah swt.Ia gemar berbuat kebajikan,suka menolong orang,dan Nabi Ayyub selalu memberikan sebagian hartanya kepada fakir miskin dan anak yatim.
Nabi
Ayyub selalu taat kepada allah swt.Ia rajin beribadah dan sholatnya tidak ada
yang tertinggal.Ia anak yang dermawan dan selalu jujur kepada siapa pun
termasuk allah swt. Nabi Ayyub mengikuti semua perintah dari allah.Nabi Ayyub
orang yang sabar dan ikhalas menghadapi segala sesuatu yang menimpanya.
Para
malaikat membicarakannya tentang ketaatan Nabi Ayyub dan para malaikat terkagum
kagum melihat ketaatan Nabi Ayyub.Lalu,Iblis pun mendengar pembicaraan
itu,Iblis merasa iri dan ingin menjerumuskan Nabi Ayyub agar menjadi orang yang
tidak sabar dan celaka.
Iblis
pun mencoba sendiri menggoda Nabi Ayyub agar tersesat dan tidak mau bersyukur
kepada allah swt.Namun ia gagal,Nabi Ayyub tidak akan tergoyahkan.
Nabi
Ayyub mendapatkan ujian dari allah,yaitu:
1.Hartanya
habis terbakar dan binatang ternaknya pun banyak yang mati.
2.Putra
putrinya satu persatu meninggal dunia tinggal istrinya (Rahma)
3.Beliau
juga sakit kulit disekujur tubuhnya yang menyebarkan bau busuk dan gatal
gatal.Baunya luar biasa sehingga tidak banyak yang mau mendekat dan tidak mau
menolongnya.Beliau menderita sakit kurang lebih 7 tahun.
Nabi
Ayyub menghadapi ujian ini dengan sabar dan ikhlas.Nabi Ayyub masih sakit berat
belum ada tanda tanda kesembuhannya,kaumnya mengejek dan mengasingkan ke Padang
Pasir.Tempat itu jauh dan tidak ada keramaian.Mereka kawatir akan tertular
Sehingga
istrinya tega meninggalkannya.Atas sikap istrinya Nabi Ayyub mengeluarkan
sumpahnya “Jika sakitku sudah sembuh akan
ku pukul Rahma 100 kali”
Setela
beberapa hari,Nabi Ayyub sudah tidak makan dan minun ia hanya berdoa “Ya allah tuhan kami,biarlah semua badanku
termakan oleh ulat (belatung) ,tetapi kami memohon agar lidah dan hatiku
tetapkanlah utuh karna kugunakan untuk membaca doadan beribadah kepadamu ya
allah tuhanku,cukupkanlah ujianmu bagiku sampai disini”
Sehabis
berdoa Nabi Ayyub menghentakkan kakinya ke tanah,maka memancar lah air.Atas
izin dari allah ,air itu sebagai obat.Kemudian Nabi Ayyub mandi dan minum
secukup nya,seketika itu juga sembuhlah penyakitnya.Kemudian badan Nabi Ayyub
sehat,kuat,dan kulitnya kembali menjadi bersih dan tidak bau lagi seperti yang
lalu.
Seperti
janjinya Nabi Ayyub akan memukul Rahma sebanyak 100 kali karna Nabi Ayyub
merasa kasihan, Nabi Ayyub mengambil 100 batang lidi lalu Nabi Ayyub memukul
istrinya sebanyak1 kali,kemdian terpenuhilah semua janji Nabi Ayyub,sedangkan
Rahma tidak merasa kesakitan ketika dipukul Nabi Ayyub.as.
Hikma
cerita diatas:
1.Harus
mengikuti perilaku Nabi Ayyub.as.
2.Harus
taat kepada allah swt.
3.Harus
bersyukur kepada allah swt.
4.Tidak
boleh mengikuti perilaku/ajaran Iblis.
5.Harus
menepati janji seperti Nabi Ayyub kepada istrinya
6.Harus
menolong orang yang lagi kesusahan.
7.tidak
boleh sombong dengan siapa pun.
Komentar