Kumpulan Dongeng Anak-Anak Siswa SDN 131 Jambi
Angsa dan Telur emas
Di
ceritakan oleh : Dwi Ayu Safitri Kelas Ia
Dahulu kala ada
seorang petani yang memiliki Angsa yang sangat
cantik ,setiap
hari Petani tersebut melihat Angsanya di kandang
sambil memberikan
makan Angsa yang sedang bertelur .
Suatu ketika
secara tidak sengaja petani melihat kilauan seperti emas
dari telur sang
Angsa ,lalu diambilnya satu dibawaknya
kepasar untuk
di jual,petanipun
menjadi kaya raya karena telur sang Angsa menjadi emas.
Tak berlansung
lama keserakahan Petanipun muncul ,dalam hatinya
berkata” kalau
saya potong Angsa ini mungkin akan lebih banyak telur
emas yang saya
peroleh dalam perut si Angsa ini “.
Suatu hari niat
dan gagasannya dilaksanakan petanipun memotong .
Angsanya tapi
tidak ada satupun emas yangditemukan pada sang
Angsa .Angsa yang
berharga terlanjur mati dipotong.
Petanipun menyesal
.
Makna cerita :
Hiduplah
sederhana,bersyukurlah atas rizki yang
kita dapat
Tidak boleh
serakah
Semut
dan Belalang
Diceritakan
oleh Cici Sasmita kelas IV B SD N 131/IV
Pada suatu siang diakhir musim gugur
satu keluarga semut yang sedang bekerja keras sepajang musim panas untuk
mengumpulkan makanan.
Saat itu seekor
Belalang kelaparan dengan sebuah Biola
ditangannya
datang dan memohon
agar keluarga semut memberikan sedikit makanan untuk dirinya.
“apa”teriak sang
Semut dengan terkejut
“Tidakkah kamu
telah mengumpulkan makanan untuk musim dingin
yang akan datang ?”
“Saya tidak punya
waktu untuk mengumpulkan makanan,”
keluh sang Belalang
“Saya sangat sibuk
membuat lagu”
“membuat lagu kata
mu?”kata sang Semut.
“Baiklah sekarang setelah lagumu selesai
sekarang saatnya kamu menari !”
Kemudian Keluarga semut melanjutkan pekerjaannya tanpa
memperdulikan sang Belalang lagi.
Makna /kesimpulan :
Ada saatnya kita bekerja dan ada
saatnya kita bermain
Anak-anak dan Katak dikolam
Diceritakan
oleh: Cici Sasmita kelsa IV B SD N
131/IV
Pada saat itu cuaca sangat cerah ada beberapa anak
laki-laki sedang bermain dipingir sebuah kolam dimana pada kolam tersebut
hiduplah beberapa keluarga katak.
Anak laki-laki tersebut bermain
sambil melemparkan batu-batu kearah kolam .Batu-batu berterbangan kearah kolam
membuat anak-anak tersebut tertawa terbahak-bahak sedangkan Katak-katak yang
menghuni kolam gemetar ketakutan.
Lalu seekor Katak tua yang paling
berani ,mengeluarkan kepalanya dari dalam kolam dan Berkata “Oh anak-anak,mohon hentikan
permainan kalian! Walaupun permainan kalian merupakan hiburan bagi kalian
,permainan itu bisa menyebabkan kematian bagi kami ”.
Makna /kesimpulan :
Pertimbangkan dengan baik sebelum
melakukan sesuatu apakah yang kita anggap hiburan itu tidak membahayakan orang
lain dan membuat orang lain menderita.
Asal usul Sungai Landak
(cerita rakyat Kalimantan Barat )
Diceritakan oleh :
Sindi kelas IV B
Dahulu kala hidup seorang Petani
dengan istrinya ,walaupun tidak kaya mereka suka menolong orang lain .Suatu
malam petani sedang duduk di tempat tidurnya dan disampingnya istrinya yang
sudah terlelap tidur,tiba-tiba ia dikejutkan oleh seekor kelabang putih yang
muncul dari kepala isterinya ,kelabang putih itu berjalan meningalkan rumah petani .Peani itu mengikutinya hingga
tiba disebuah kolam tak jauh dari rumah mereka Kelabang itu lalu menghilang
,petani lalu berjalan pulang ,isterinya masih terlelap.
Keesokan harinya isteri petani
menceritakan mimpinya semalam “aku sedang berjalan di padang rumput dan ada
sebuah danau di sana ,aku melihat ada seekorlandak raksasa di dalam danau
itu.Ia melotot kepadaku,maka aku lari”.Petani lalu pergi kekolam yang
diceritakan oleh isterinya dan melihat ada benda berkilau dan mengambilnya
ternyata sebuah patung landak dari emas ,patung itu sanagat indahmatanya dari
berlian,petanipun membawanya pulang.
Malam harinya petani didatangi
seekor landak raksasa dalam mimpinya
“ijinkan aku
tinggal di rumahmu,sebagai balasannya aku akan memberikan apa saja yang kau
minta.”
Landak itu mengajarkan untuk
mengusapkepala patung Landak emas dan mengucapkan kalimat untuk meminta
sesuatu.jika yang diminta sudah cukup petani harus mengucapkan kalimat untuk
menghentikanya .Petani menceritakan mimpinya kepada istrinya .mereka ingin
membuktikan mimpi itu.Petani mengusap kepala patung dan mengucapkan kalimat
permintaan .Ia meminta beras seketika itu dari mulut patung keluar beras,beras
itu terus mengalir keluar hingga banyak sekali.Petani segera mengucapkan
kalimat kedua dan beras berhenti keluardari mulut patung landak.
Mereka berdua kemudian meminta
berbagai benda yang mereka butuhkan .Mereka menjadi sangat kaya namun mereka
tetap tidak sombong dan makin gemar menolong ,banyak orang datang dan minta
tolong.
Seeorang pencurimengetahui rahasia
patung Landak.Ia pura-pura meminta tolong dan mencuri patung itu.Pencuri
membawa patung itu pulang.
Desanya sedang
dilanda kekeringan .Pencuri mengatakan pada tetanga-tetanganya bahwa Ia dapat mendatangkan air untukkampung
mereka.
Pencuri memohon air sambil
mengusapkepala patung dan mengucapkan kalimat permintaan.air keluar dari mulut
patung .Penduduk desa sangat senang .Tak lama kemudian air yang keluar sudah
mencukupi kebutuhan desa namun air terus mengalir sehinga terjadi
banjir.Pencuri itu tidak tahu bagaimana menghentikan air yang mengalir yang
keluar daripatung .Penduduk desa lari menyelamatkan diri ke tempat yang tinggi
.pencuri pun ingin menyelamatkan diri,namun tidak bisa mengerakkan kakinya.Ia
melihat seekor Landak raksasa memegangi kakinya.Akhirnya Ia tengelam dalam air yang makin lama makin
tinggi .Air itu kemudian membentuk sungai yang disebut sungai landak.
Makna/kesimpulan :
Suka menolong dan
tidak sombong adalah sifat terpuji
mencuri adalah
sifat tercela jangan dilakukan
Putri Tidur
Diceritakan oleh : Kayla
kelas IB
Dahulu
kala dinegeri yang sangat indah hiduplah seorang raja
dan ratu yang baik dengan sangat
bahagia tetapi belum dikaruniai
seorang anak.
Pada
suatu hari ratu hamil dan pada saat yang ditunggu ratupun
melahirkan seorang putri sang raja
sangat berbahagia dan mengadakan
pesta besar-besar untuk menyambut
kedatangan putrinya semua peri-
peri mendo’akan atas keselamatan sang putri .
Kemudian
datang seorang peri tua yang jahat dan marah karena
tidak di undang ke pesta itu.Lalu ia mengutuk
sang putri.Jari sang putri
akan tertusuk jarum pemintal dan akan tertidur
100 tahun lamanya dan
hanya pertolongan seorang pangeran
yang mencintainya bisa
menghancurkan kutukan itu.Sang raja
sangat khawatir dan
memusnakan seluruh alat pemintal.
Saat
tumbuh dewasa sang putri bermain keloteng dan melihat ibu
tua yang sedang memintal,putripun belajar
memintal lalu jarinya
tertusuk jarum pemintal putri pun
terjatuh dan tertidur .Tahun demi
tahun berlalu kini masuk 100 tahun
Kemudian ada seorang pangeran yang
berburu dan penasaran
dengan cerita putri tersebut .Pangeran pun berniat
untuk
menyelamatkan
putri dan berhasil .Mereka berdua
ternyata saling
mencintai dan
menikah dan hidup berbahagia selamanya.
Makna /kesimpulan :
Jangan pernah untuk mencelakai orang
lain karena perbuat itu
akan berbalik ke diri kita sendiri.
Salmah bermimpi di kebun Jagung
Diceritakan oleh :
Pada suatu hari Salmah disuruh
uminya membersihkan tembok dan lantai tetapi tidak mau
melakukannya.Hah!?..tembok dan lantai ini kotor,bau sekali ,ngak mau ah aku
jijik !bisik hati salmah dengan kesal.
Saat Ibu pulang Salmah dan
teman-temannya masih asik bermain dirumahnya.Ibu masuk sambil mengerutu :”huh
dirumah saja tidak pernah membantu Uminya menyapudan mengepel “.Salmapun
tertunduk malu di hadapan teman-temannya yang ada dirumahnya ini.”Ah aku janji
aku segera minta maaf sama Umi dan membantu Umi,tidak berbohong ,tidak malas
lagi” Salmah menarik napas penuh sesal
Salmah mengupas semua kelapa dan
menaruh airnya kedalam botol besar.Uminya merasa heran.
“buat apa kamu menaruh air kelapa itu kedalam
botol ?”
”Apa mau kamu minum ?”Tanya Umi dengan
heran.Pada hal umi hanya menyukai kelapa tanpa air.
Dan disiang yang panas itu salam
ingin bermain tetapi Umi tetapi Umi tidak boleh salmah bermain .Salmah kesal
dan mumpung Umi lagi tidak di rumah lilin itu akan kupadam kan dengan air
kelapa ini ujar Salmah pelan.Salmahpun terus berlari-lari dan pipinya terasaada
yang menepuk-nepuk.”Bangun Salmah “kata Umi suara Umi berbisik kamu nakal
kenapa tidur dikebn jagung ?Salmah membuka matanya perlahan-lahan Ia tidak
berada dirumah kotor itu Ia masih berada dikebun jagung padahal hari sudah
gelap.” Hei kenapa kamu tidur dikebun sendirian ?”kata Umi.
“Maaf ya.. Umi
Salmah memang nakal”.
“Sudahlah kita pulang saja” .
“Iya deh Umi”
Makna / kesimpulan :
Ada saatnya kita bermain dan ada
saatnya kita membantu orang tua kita dirumah.
Kisah seorang Nenek dan seekor Anjing
Diceritakan oleh :
Tias kelas III B
Seorang Nenek tua yang sedang
menempuh perjalanan jauh dipadang pasir ditangan nya ada sekantong makanan dan
beberapa potong roti.Saat kelelahan Nenek tersebut berhenti untuk beristirahat
.Setelah hilang lelahnya Nenek tersebut kembali melanjutkan perjalanannya.Gurun
pasir itu panas dan tidak ada pepohonan untuk berteduh baru beberapa langkah
sang nenek berhenti kembali untuk istirahat ,kakinya tidak kuat lagi berjalan.Bekal
yang dibawaknya juga tinggal seteguk air .Tiba-tiba nenek melihat seekor Anjing
ditengah perjalanan tersebut terlihat sangat kehausan .Anjing itu hanya
berbaring sambil mengeluarkan lidahnya,nafasnya tersengal-sengal dan
lemas.Melihat Anjing tersebut Nenek merasa iba lalu diambilnya sisa airnya
kemudian diberikan kepada Anjing tersebut.Anjing tersebut akhirnya dapat
berdiri dan berjalan .adapun nenek akhirnya meninggal di perjalanan karena
kelelahan .Ketika meninggal tiba-tiba jenazah nenek dikerumuni orang-orang yang
berpakaian serba putih .Mereka ternyata Malaikat yang di utus Allah menjemput
Nenek untuk di bawak ke Surga.
Makna/kesimpulan :
Jadilah penolong
walaupun kita dalam kesusahan
Komentar